Rabu, 15 Januari 2020

Pengertian Mesin Bor

Pengertian Mesin Bor

   Mesin bor ( drill machine ) adalah mesin yang digunakan untuk melubangi suatu benda kerja. Pada umumnya sumber tenaga pada meain bor adalah listrik. Ada dua jenis mesin bor yang digunakan dalam proses pelubangan pada pekerjaan kerja bangku, yaitu mesin bor tangan ( hand drill machine ) dan mesin bor meja ( table drill machine ).

A. Mesin Bor Tangan ( Hand Drill Machine )

   Mesin bor jenis tangan merupakan mesin bor yang cara pengoprasiannya dapat digenggam dengan menggunakan tangan. Mesin bor ini umumnya dipakai untuk melubangi tembok kayu ataupun pelat logam. Mesin bor tangan tersedia berbagai macam ukuran, kapasitas, fungsi serta bentuknya masing-masing. 

B. Mesin Bor Meja ( Table Drill Machine )
   
  Mesin bor meja merupakan mesin bor yang diletakan diatas meja. Mesin ini dipakai untuk membuat lubang pada suatu benda. Prinsip kerja mesin bor meja ialah putaran motor listrik diteruskan keporos mesin, sehingga poros berputar. Kemudian poros berputar sebagai chuck dugerakan naik dan turun dengan bantuan roda gigi lurus serta gigi rack yang bisa mengatur tekanan dan kedalaman pengeboran. 

C. Mata Bor ( Drill Bit )

  Mata bor ( drill bit ) digunakan untuk membuat lubang atau mengebor benda kerja dalam proses kerja bangku. Benda kerja terdiri dari berbagai macam jenis bahan, meliputi : bahan logam, seperti pelat besi, aluminium, kuningan dan bahan non logam seperti plastik, acrylic dan kayu. 
     Ada beberapa macam jenis mata bor yang digunakan pada proses pelubangan dalam lingkungan industri, akan tetapi pada proses kerja bangku hanya ada dua jenis mata bor yang digunakan yaitu : HSS ( Hight Speed Steel ) atau hss-co ( Hight Speed Steel-Cobalt, HSS-Co lebih keras daripada HSS, sehingga dalam penggunaan lebih awet, akan tetapi harga hss-co lebih mahal dari HSS. 
       pada umumnya bentuk mata bor yang digunakan pada proses pelubangan berbentuk spiral. Mata bor ini terdiri dari dua bagian utama yaitu tangkai dan badan mata bor. Ukuran mata bor dibedakan berdasarkan diameter pada bibir potongnya, pada umumnya ukuran bor dicantumkan pada tangkai bor. Berdasarkan penggunaannya terhadap jenis bahan yang dikerjakan , mata bor dapat dibedakan melalui besarnya sudut mata bor. Mata bor dengan sudut 60° digunakan untuk melubangi bahan yang lunak, misalnya plastik, teflon, akrilik.  Mata bor dengan sudut 90° digunakan untuk melubangi kayu, atau bahan logam non ferro misalnya, seng, aluminum, tembaga, kuningan. Mata bor dengan sudut 118° digunakan untuk bahan logam yang umumnya digunakan misalnya, aluminum, besi, besi tuang. Mata bor dengan sudut 135° digunakan untuk melubangi benda kerja yang berbahan keras, misalnya, baja, baja paduan dan baja karbon. 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar